Tampilkan postingan dengan label jantung koroner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jantung koroner. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Oktober 2011

Penyakit Jantung : Angina Pektoris dan Obat Jantung

Penyakit Jantung : ANGINA PECTORIS
Suatu sindroma klinis yang ditandai dengan episode nyeri atau perasaan tertekan di depan dada akibat kurangnya aliran darah koroner.
Angina Pektoris berkaitan dengan penyakit jantung koroner aterosklerotik, dan merupakan kelanjutan dari stenosis aorta berat, insufisiensi atau hipertropi kardiomiopati tanpa disertai obstruksi, peningkatan kebutuhan metabolik (hipertiroidisme), takhikardi paroksimal.

Faktor-faktor lain penyebab Angina Pectoris:
1.Latihan fisik
meningkatkan kebutuhan oksigen jantung.
2.Udara dingin
mengakibatkan kontriksi, peningkatan tekanan darah serta peningkatan kebutuhan oksigen jantung.
3.Makanan berat
meningkatkan aliran darah ke daerah mesentrikus sehingga mengurangi ketersediaan darah untuk jantung.
4.Stres atau emosi
menyebabkan pelepasan adrenalin sehingga kontraktilitas jantung meningkat

Manifestasi klinik
1. Perasaan seperti diikat atau ditekan yang bermula dari tengah dada yang secara bertahap menyebar ke rahang bawah, dipermukaan dalam tangan kiri dan permukaan ulnar jari manis dan jari kelingking.
2. Ciri khas : dilihat dari letaknya, kualitas sakit hubungan timbulnya sakit dengan aktifitas dan lamanya serangan.

Patofisiologi
1. Ditandai oleh serangan rasa nyeri paroksimal yang bersifat
sementara, biasanya subternal atau prekardial yang ditimbulkan
oleh kerja berat dan menghilang bila istirahat.

2. Rasa nyeri tidak langsung berhubungan dengan kerusakan
anatomi, maka angina pektoris merupakan gejala klinik yang
dimulai hypoxia myocardium oleh aterosklerosis.

Komplikasi
1. Unstable angina
2. Infark miokard
3. Aritmia
4. Sudden death


Diagnosis

1.Dengan EKG, didapatkan depresi segmen ST lebih dari satu mm pada waktu melakukan latihan / aktifitas dan biasanya disertai sakit dada mirip seperti serangan angina.
2.Lama serangan 1 – 5 menit

Penatalaksanaan:
Pengobatan terhadap serangan akut, berupa nitrogliserin
sublingual –1 tablet yang merupakan alat pilihan yang bekerja sekitar 1 – 2 menit dan dapat diulang dengan interval 3 – 5 menit.

Pencegahan :
1. Long Acting nitrate, yaitu ISDN 3 X 10
- 40 mg oral.
2. Beta bloker : propanolol, metoprolol, nadolol,
atenolol, dan pindolol.
3. Kalsium antagonis : verapamil, diltiazem.

Tindakan Invasif
1.Percutanens transluminal coronary angioplasty (PTCA)
merupakan upaya memperbaiki sirkulasi koroner dgn cara memecah plak atau ateroma dgn cara memasukan kateter dgn ujung berbentuk balon.
2.Coronary artery bypass graft (CABG)

Asuhan keperawatan
1.Pengkajian
data obyektif : - nyeri pada dada
- Kolesterol serum tinggi
- terlalu banyak merokok
2.Data Subyektif : - sesak nafas
- kelelahan
- tidak nafsu makan
- mual

Diagnosa keperawatan
1.Ansietas yang berhubungan dengan nyeri dada sekunder akibat efek iskemia jantung
2.Ketakutan yang berhubungan dengan status baru dan masa datang tidak diketahui
3.Gangguan pola tidur yang berhubungan dengan tindakan dan lingkungan
4.Resiko terhadap konstipasi yang berhubungan dengan tirah baring, perubahan gaya hidup dan pengobatan
5.Intoleren aktivitas yang berhubungan dengan dekondisi sekunder akibat ketakutan akan kekambuhan angina

Intervensi
1.Berikan posisi semifowler
2.Berikan oksigen konsentrasi tinggi (6-10 ltr/menit)
3.Kolaborasi pemberian nitrogliserin, bete bloker dan kalsium anatagonis)
4.Monitor tekanan darah, nadi dan pernapasan
5.Lakukan EKG
6.Observasi bunyi jantung
7.Observasi adanya mual, muntah, dan konstipasi

Hemoptisis
Pengertian
Adalah ekspetorasi darah dari saluran napas.Darah bervariasi dari dahak. Dahak disertai bercak/lapisan darah hingga batuk berisi darah

DIAGNOSA
1.Anamnesis
a. Batuk, darah berwarna merah segar,bercampur busa,
b. Batuk sebelumnya, dahak (jumlah, bau, penampilan) demam,
sesak, nyeri dada, penurunan BB.
c. Kelainan perdarahan,penggunaan obat anti koagulan
d. Kebiasaan:merokok

PEMERIKSAAN FISIK

a. Orofaring,nasofaring:tidak ada sumber perdarahan
b. Paru :ronk basa/kering
c. Jantung:tanda-tanda hipertensi pulmonl,gagal jantung
Beronkoskopi:menentukan lokasi sumber perdarahan dan
diagnosis.

Diagnosis banding
1.Sumber trakeobronkial:
a.Neoplasma
b.Bronkitis(akut dan kronik)
c.Brokiektasis
d.Trauma
e.Benda asing
2.Sumber parenkim paru:
a.Tuberkulosis paru
b.Pneumonia
c.Abses paru
d.Sumber vaskuler

TERAPI
Hemoptisis masif:
Tujuan terapi adalah memepertahankan jalan nafas,proteksi paru yang sehat,menghentikan pendarahan.
a.Istirahat baring,kepala direndahkan tubuh miring kesisi sakit
b.Oksigen
c.Infus,bila perlu transfusi darah
d.Bronkoskopi

KOMPLIKASI
Asfiksia, atelektasis, anemia

Home Formula (HF) terbuat dari Sari pati bunga-bungaan berbentuk larutan (tincture) yang mengandung fibrasi/panjang gelombang/energi yang diteteskan pada tablet plasebo (tablet kosong) yang terbuat dari bahan gula sukrosa/gula jagung. Energi HF dapat diukur dengan menggunakan alat GALVANOMETER. Satuan ukuran yang digunakan adalah NANOMETER (nm) yaitu ukuran panjang gelombang yang dihasilkan oleh getaran energi yang terkandung dalam masing-masing Home Formula (HF).

Home Formula nomor 8, 9, 11,13 dan 18 bekerja sebagai Obat Jantung alami, tanpa efek samping.  HF 8 adalah obat jantung yang bekerja pada sistem medulla oblongata yang berkaitan dengan pengendalian denyut nadi, pernafasan, kesadaran dan psikologis. HF 9 adalah bagian Obat Jantung yang mengendalikan sistem hormon Tiroid dan ParaTiroid. HF 11 adalah bagian Obat Jantung yang bekerja pada sistem kelistrikan/elektrik organ jantung. HF 13 adalah bagian Obat Jantung yang bekerja pada organ ginjal dan anak ginjal (kelenjar Adrenal) yang mengendalikan sistem adrenalin. HF 18 adalah bagian Obat Jantung yang bekerja pada sistem sirkulasi darah pembuluh arteri maupun pembuluh vena. Kombinasi semua HF ini bekerja secara sinergis dan menyeluruh untuk menormalkan gangguan pada Jantung dan penyakit jantung. Untuk pengobatan penyakit jantung, Konsumsilah Obat Jantung berupa Kombinasi HF ini selama minimal 3 bulan.

Rabu, 03 Agustus 2011

Penyakit Jantung Koroner

Faktor atau penyebab penyakit jantung koroner
Penderita penyakit jantung koroner cenderung meningkat, terutama di kota-kota besar, karena kehidupan sehari-hari di kota besar penuh dengan stres akibat pekerjaan yang selalu diburu-buru dan tidak mengenal waktu. Selain itu istirahat pun juga kurang, tidak teratur, dan pola makan yang berlebihan juga bisa menjadi penyebabnya. Kondisi ini berbeda dengan kehidupan di pedesaan yang tenang dengan lingkungan yang bersih.

Namun tidak menutup kemungkin di kampung pun penyakit jantung koroner bisa merebak lebih luas terutama bagi yang tidak memperhatikan faktor terjadinya penyempitan pembuluh darah. Faktor pemicu penyempitan pembuluh darah itu, faktor yang dapat menyebabkan jantung koroner adalah kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, merokok, kegemukan, dan diabetes mellitus atau kencing manis.

Bagi masyarakat kota besar, kalau pemicu tadi dibiarkan, kemungkinan akan menerima serangan jantung koroner yang lebih tinggi lagi, karena lingkungannya mendukung, jelas Frans.

Faktor pencetus tadi akan mengakibatkan pelebaran pembuluh darah, dan bila tidak dikurangi, dalam jangka waktu tertentu bisa mempercepat kerusakan pembuluh darah. Gula yang tinggi misalnya, akan mengakibatkan kekentalan darah semakin meningkat sehingga mengurangi daya alirnya. Kondisi ini akan lebih berat sehinga menambah peluang mendapat penyempitan dan bahkan penyumbatan pembuluh darah.

Kerusakan pembuluh darah memang bisa terjadi secara alami, terutama berkurangnya kelenturan pembuluh darah. Namun bila faktor resiko bisa dihindari, paling tidak akan memperlambat terjadinya serangan jantung koroner. Kehati-hatian harus lebih ditingkatkan lagi bagi yang sejak awal punya penyakit bawaan," ungkap Frans.

Walaupun tidak punya penyakit itu, laki-laki harus lebih waspada terhadap serangan jantung koroner dan penyempitan pembuluh darah lainnya, karena laki-laki tidak memiliki hormon estrogen yang berguna sebagai penjaga kelenturan pembuluh darah. Laki-laki mempunyai risiko mengalami gangguan pembuluh darah tiga kali lebih besar dibandingkan wanita.(Home Formula Nomor 8,9,11,13 dan 18 bekerja sebagai obat jantung dengan cara menormalkan energi pada organ jantung agar jantung dapat bekerja secara normal)

Jumat, 17 Juni 2011

Exercise Cardiac Stress Test (Treadmill Stress Test)


Exercise Cardiac Stress Test (Treadmill Stress Test)

Exercise cardiac stress testing (ECST) adalah tes stres jantung yang paling luas digunakan. Pasien latihan/berjalan diatas treadmill menurut protokol yang distandarkan, dengan peningkatan yang progresif pada kecepatan dan kemiringan (elevasi) dari treadmill (secara khas berubah setiap interval-interval tiga menit). Selama ECST, electrocardiogram (EKG), denyut jantung, irama jantung, dan tekanan darah dimonitor terus menerus. Jika sumbatan arteri koroner berakibat pada pengurangan aliran darah ke bagian dari jantung selama latihan, perubahan-perubahan tertentu mungkin diamati pada EKG, termasuk peningkatan pada premature ventricular contractions dan perkembangan dari ventricular tachycardias.

Home Formula nomor 8, 9, 11,13 dan 18 bekerja sebagai Obat Jantung alami, tanpa efek samping.  HF 8 adalah obat jantung yang bekerja pada sistem medulla oblongata yang berkaitan dengan pengendalian denyut nadi, pernafasan, kesadaran dan psikologis. HF 9 adalah bagian Obat Jantung yang mengendalikan sistem hormon Tiroid dan ParaTiroid. HF 11 adalah bagian Obat Jantung yang bekerja pada sistem kelistrikan/elektrik organ jantung. HF 13 adalah bagian Obat Jantung yang bekerja pada organ ginjal dan anak ginjal (kelenjar Adrenal) yang mengendalikan sistem adrenalin. HF 18 adalah bagian Obat Jantung yang bekerja pada sistem sirkulasi darah pembuluh arteri maupun pembuluh vena. Kombinasi semua HF ini bekerja secara sinergis dan menyeluruh untuk menormalkan gangguan pada Jantung. Untuk pengobatan penyakit jantung, Konsumsilah Obat Jantung berupa Kombinasi HF ini selama minimal 3 bulan.